by : alimoel

Sidang Mahkamah Konstitusi terkait dengan Pilgub Jabar tanggal 27 Maret berlanjut memanas. Cara-cara intimidasi mulai dilancarkan oleh kubu Rieke Dyah Pitaloka yang tidak puas dengan saksi-saksi yang dihadirkan oleh kubu Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar.

Sidang Mahkamah Konstitusi terkait dengan Pilgub Jabar tanggal 27 Maret berlanjut memanas. Cara-cara intimidasi mulai dilancarkan oleh kubu Rieke Dyah Pitaloka yang tidak puas dengan saksi-saksi yang dihadirkan oleh kubu Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar.
Berawal dari saksi Aher yang mewakili buruh membantah saksi dari Rieke yang juga mewakili buruh. Selama dalam persidangan sebelumnya kubu Rieke meng-klaim bahwa buruh pasti mendukung Rieke, dan saksi dari Aher membantah pernyataan tersebut. Tidak benar semua buruh pasti mendukung pasangan Rieke - Teten, dan ini memicu kubu Rieke mengincar saksi Aher karena menganggap memberikan keterangan palsu. Sekitar 50 orang mengepung ruang tunggu yang disediakan untuk kubu Aher.
Kejadian yang sangat memilukan saat saksi Aher seorang Pemuka Kristen Protestan harus terseret-seret untuk evakuasi, padahal kakinya sedang sakit dan berjalanpun harus memakai tongkat. Evakuasi dari gedung dilakukan menuruni tangga ke tempat parkir menuju mobil untuk keluar. Tapi didepan dicegat oleh kubu Rieke sehingga mobil kembali lagi ke areal Parkir.
Menurut pihak keamanan kejadian pengepungan dan intimidasi dari yang bersengketa di Mahkamah Konstitusi baru terjadi kali ini dan ini sungguh diluar dugaan mereka. Beberapa pengamat juga mengatakan politik yang dijalankan Rieke yang merepresentasikan PDIP sudah tidak santun dan kentara haus akan kekuasaan.
sumber: lugasmedia.com
by : alimoel
Setelah bencana banjir yang pertama di hari Senin 24 Desember, sungguh tak disangka seorang Aleg DPR RI dari Fraksi PKS langsung turun gunung meninjau lokasi banjir. Walaupun singkat kunjungan beliau sangat berarti bagi warga masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Sumur Bandung.
Beliau dengan sigap dan penuh santun melihat penderitaan masyarakat akibat banjir yang semakin sering melanda wilayah kota Bandung. Masalah banjir adalah masalah yang cukup rumit untuk diatasi, mulai dari kegagalan konservasi hutan di Bandung Utara hingga penyempitan bantaran sungai.
Ibu Anggota Dewan yang satu ini sungguh mulia mengulurkan sebagian hartanya untuk membantu merubah wajah-wajah muram korban banjir menjadi seulas senyum. Beberapa kali pula Ibu Ledia (demikian biasa beliau dipanggil) ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan masyarakat.
Tanggapan warga korban banjir di kelurahan Kebon Pisang juga sangat antusias melihat kader-kader PKS selalu siaga dalam mengatasi bencana. Bahkan ada yang mengatakan "Biasanya yang paling cepat (menyalurkan bantuan) itu dari PKS" terasa aneh bagi mereka bila tidak ada orang PKS yang turun membantu...
Sukses selalu Ibu Ledia...
Beliau dengan sigap dan penuh santun melihat penderitaan masyarakat akibat banjir yang semakin sering melanda wilayah kota Bandung. Masalah banjir adalah masalah yang cukup rumit untuk diatasi, mulai dari kegagalan konservasi hutan di Bandung Utara hingga penyempitan bantaran sungai.
Ibu Anggota Dewan yang satu ini sungguh mulia mengulurkan sebagian hartanya untuk membantu merubah wajah-wajah muram korban banjir menjadi seulas senyum. Beberapa kali pula Ibu Ledia (demikian biasa beliau dipanggil) ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan masyarakat.
Tanggapan warga korban banjir di kelurahan Kebon Pisang juga sangat antusias melihat kader-kader PKS selalu siaga dalam mengatasi bencana. Bahkan ada yang mengatakan "Biasanya yang paling cepat (menyalurkan bantuan) itu dari PKS" terasa aneh bagi mereka bila tidak ada orang PKS yang turun membantu...
Sukses selalu Ibu Ledia...
by : alimoel
Banjir yang terjadi pada hari Minggu dan Senin mengakibatkan beberapa kerusakan cukup parah di daerah Kelurahan Kebon Pisang. Tembok penghalang di bantaran sungai jebol sehingga mengakibatkan air meluap di pemukiman warga hingga setinggi 1 meter lebih.
Kader PKS DPC Sumur Bandung dengan sigap menyalurkan bantuan bencana. Ada beberapa rw yang mendapat bantuan dan memang daerah yang mendapat kerusakan cukup parah yaitu di rw 3, 6, 7, dan 8.
Warga cukup senang menerima bantuan tersebut apalagi selama ini PKS adalah partai yang selalu terdepan dalam membantu korban bencana di daerah Sumur Bandung terutama wilayah Kelurahan Kebon Pisang yang menjadi langganan banjir tiap tahunnya. Alhamdulillah bantuan tersebut dapat tersalurkan pada hari Selasa sore, semoga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Kader PKS DPC Sumur Bandung dengan sigap menyalurkan bantuan bencana. Ada beberapa rw yang mendapat bantuan dan memang daerah yang mendapat kerusakan cukup parah yaitu di rw 3, 6, 7, dan 8.
Warga cukup senang menerima bantuan tersebut apalagi selama ini PKS adalah partai yang selalu terdepan dalam membantu korban bencana di daerah Sumur Bandung terutama wilayah Kelurahan Kebon Pisang yang menjadi langganan banjir tiap tahunnya. Alhamdulillah bantuan tersebut dapat tersalurkan pada hari Selasa sore, semoga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
by : humas sumurbandung
Ini bukan kebanjiran dalam arti kiasan, tapi memang Ketua DPC Sumur Bandung, Deni Sukmaja mendapat musibah rumahnya terkena banjir. Dilihat dari letak rumah yang sangat dekat dengan sungai Cikapundung, sering sekali Kang Deni (demikian biasa dipanggil) bila hujan deras tiba sudah khawatir akan meluapnya sungai Cikapundung.
Pada hari Senin, hujan deras mengguyur kota Bandung, tak ayal sungai Cikapundung meluap hingga masuk kerumah-rumah warga. Tidak terkecualin rumah Kang Deni, air masuk hingga lutut orang dewasa. Untunglah dengan kesabaran keluarga kang Deni sehingga air bisa di 'angkut' keluar segera setelah hujan reda.
Kota Bandung, beberapa tahun ini makin sering mendapat musibah banjir. Banyak sumber mengatakan bahwa banjir ini disebabkan oleh pembangunan di daerah Bandung utara yaitu di daerah Punclut yang kini dijadikan kawasan perumahan dan sekolah internasional. Sehingga tanah semakin sedikit yang dapat meresap air, kemudian menjadikan sungai-sungai disekitarnya terutama sungai Cikapundung menjadi meluap.
Segenap keluarga besar DPC PKS Sumur Bandung turut berduka atas musibah yang menimpa warga dan juga ketua DPC. Semoga Bandung ada perbaikan kedepannya.
Pada hari Senin, hujan deras mengguyur kota Bandung, tak ayal sungai Cikapundung meluap hingga masuk kerumah-rumah warga. Tidak terkecualin rumah Kang Deni, air masuk hingga lutut orang dewasa. Untunglah dengan kesabaran keluarga kang Deni sehingga air bisa di 'angkut' keluar segera setelah hujan reda.
Kota Bandung, beberapa tahun ini makin sering mendapat musibah banjir. Banyak sumber mengatakan bahwa banjir ini disebabkan oleh pembangunan di daerah Bandung utara yaitu di daerah Punclut yang kini dijadikan kawasan perumahan dan sekolah internasional. Sehingga tanah semakin sedikit yang dapat meresap air, kemudian menjadikan sungai-sungai disekitarnya terutama sungai Cikapundung menjadi meluap.
Segenap keluarga besar DPC PKS Sumur Bandung turut berduka atas musibah yang menimpa warga dan juga ketua DPC. Semoga Bandung ada perbaikan kedepannya.